Astaga, Kondom Bergambar Capres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin Beredar Di Medsos

IndonesianNewspaper.com, Jakarta - Masyarakat saat ini tengah dihebohkan dengan beredarnya paket kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin. foto viral paket kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin tersebut beredar di media sosial atau medsos hingga di grup WhatsApp. Sabtu (9/8/2019).

Foto viral produk kondom dibungkus paket bergambar Jokowi-Maruf Amin hingga beredar di media sosial dan grup-grup watshapp, terjadi pada Sabtu (9/3/2019).

Foto tersebut diduga sengaja disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Fitnah itu berupa pembagian kondom yang dibungkus kemasan gambar capres-cawapres paslon nomor urut 01.



Sampai foto itu viral paket kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin di medsos, belum diketahui pasti soal sosok pembuat paket kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin tersebut.
 

Relawan pendukung Jokowi-Maruf Amin menyebut gambar-gambar tersebut merupakan bantuk kampanye hitam. Pembuat foto produk kondom bergambar pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin dianggap tidak beradab.

"Paket kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin itu fitnah kejam, Kami mengutuk keras karena sebagai bentuk kampanye hitam," kata Ketua Bravo-5 Jawa Timur, Ubaidillah Amin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (9/3/2019) sore.

Menurutnya Cara-cara kampanye hitam seperti menyebar kondom disebutnya akan merusak tatanan demokrasi.

"Kami berharap aparat polisi mengusut penyebaran kondom itu," terang dia.

Sementara itu Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Aria Bima menerangkan, cara kampanye seperti itu dengan mencatut foto Jokowi-Maruf Amin di kemasan kondom yakni cara yang sungguh keterlaluan.

"Kalau kondom ya sudah keterlaluan, tidak beradab dan bermartabat," terang dia di sela-sela kedinasan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (10/3/2019).

Aria Bima menekankan, cara tersebut tidak menandakan demokrasi yang selama ini sudah dibangun di Indonesia.Dikatakan, orang atau pihak yang membuat kemasan kondom dengan foto Jokowi-Ma'ruf dinilai bukan lagi orang yang bisa memahami keadaban bangsa Indonesia.

"Harusnya jangan merendahkan," Pak Jokowi, Pak Prabowo, Pak Sandiaga dan Kiai Maruf Amin itu calon simbol negara," kata dia menegaskan.

Paslanya lanjut dia, jika tidak menghormati simbol dan pemimpin, maka bangsa lain dikhawatirkan tidak akan menghormati bangsa Indonesia.

"Itu bukan soal menang atau kalah, tetapi demi keberadaban dan martabat," jelasnya. Kita (TKN) waspadai kebiadaban cara seperti itu," kata dia.

Namun saat disinggung apakah akan menyeret pembuat kemasan kondom bergambar Jokowi-Ma'ruf ke meja hijau, Aria tidak akan terburu-buru.

"Kita akan cermati betul terkait upaya hukum jika pembuat tertangkap," tuturnya. Kalau diproses akhirnya kita disebut kriminalisasi, nah kita lihat dulu," ujar dia.

Senada dengan Aria Bima, Ketua TKD Sulsel Syamsul Bachri mengemukakan Kondom bergambar Jokowi-Ma'ruf Amin beredar viral di masyarakat. Tim kampanye daerah Jokowi-Ma'ruf Amin sebut kreator dan pengedarnya adalah orang tidak waras.

"Mereka betul-betul keterlaluan, saya anggap kreator dan pengedar orang tidak waras," kata Ketua TKD Sulsel Syamsul Bachri saat berbincang dengan awak media, Senin (11/3/2109).

Dia mengatakan, jika kreator kondom itu mendukung paslon lain, Syamsul berharap dukungan itu diberikan tidak dalam bentuk kampanye hitam. Dia pun menambahkan, jika kondom ini masuk Sulsel, dia memastikan akan mendapat penolakan besar dari masyarakat setempat.

"Saya berharap kalau gambar itu masuk Sulsel, saya yakin masyarakat akan menanggapi lain, masyarakat akan semakin bersimpati ke Jokowi-Ma'ruf Amin yang terus difitnah," ungkapnya.

Syamsul menambahkan, tim pemenangan pasangan nomor 01 ini akan mengecek ke lapangan langsung untuk menyita kondom bergambar Jokowi ma'ruf ini

Meski diserang dengan kampanye hitam, dia yakin, tim kampanye Jokowi tetap akan melakukan kampanye sehat dan menyampaikan narasi positif yang membangun.

"Saya yakin ini sama dengan emak-emak yang berkampanye azan di Karawang dan isu pendidikan agama akan dihilangkan," ujar dia.

Sebelumnya juga sebuah video berisi kampanye hitam beredar di daerah Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam foto dan video tersebut, terdapat ibu-ibu yang menyampaikan bahwa pelajaran agama akan dihapus jika Jokowi-Maruf menang.

(Roel)



Related Posts :

loading...

0 Response to "Astaga, Kondom Bergambar Capres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin Beredar Di Medsos"

Posting Komentar