PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Aldama Taruna ATKP Makassar Tewas Dikampus Diduga Dianiyaya Seniornya


IndonesianNewspaper.com, Makassar - Kekerasan di kampus kembali terjadi taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar tingkat satu,  bernama Aldama, meninggal dunia di kampusnya, pada Senin kemarin (4/2/2019). diduga akibat dianiyaya seniornya.

Hal ini diungkapkapkan orang tua Aldama, Daniel mengatakan, ia mengetahui anaknya tersebut meninggal setelah ditelepon oleh pengasuh ATKP yang juga merupakan anggota TNI AU, pada Minggu malam.

“Saya ditelepon sama pengasuhnya, disuruh ke RS Sayang Rakyat. Awalnya dikasih tau anak saya jatuh dan belum kasih tau bahwa dia meninggal dunia. Jadi saya kesana, diperjalanan saya pikir anak saya hanya luka atau patah tulang," ungkap Daniel.

Namun sesampainya disana, lanjut Daniel, ia langsung dipeluk oleh pengasuh dan memberitahukan bahwa anaknya tersebut sudah meninggal dunia karena jatuh di kamar mandi. Setelah mendengar kabar tersebut, Daniel langsung menuju kamar jenazah untuk melihat anak kesayangannya itu.

Saat di depan anaknya tersebut, Daniel melihat ada kejanggalan karena terdapat luka di badan anaknya.

"Saya periksa semua badannya, ada luka-luka di kepalanya, jidatnya, sama memar di perut dan tangannya. Saya berfikir tidak wajar kematian anak saya. Namun pihak ATKP mengatakan anak saya jatuh di kamar mandi," tutupnya.

Sehari sebelum meninggal, tepat hari Sabtu (2/2/2019) pukul 21.00 Wita, Aldama dipanggil senior-seniornya di kampus untuk berkumpul dengan angkatannya di bilangan Antang.

Menurut orang tua Aldama, Pelda Daniel, ia sempat melarang korban untuk keluar rumah. Korban pun menuruti kemauan sang ayah.

"Saya dengar anak saya mendapatkan telepon dia bilang siap bang, siap bang. Dia minta izin ke saya dia mau ke Antang sama teman-teman lettingnya bersama senior-seniornya tapi saya larang. Karena dari rumah saya ke Antang kan jauh, jadi saya tidak izinkan," kata Daniel.

"Apalagi sudah malam, karena saat itu sudah lewat jam 21.00 Wita. Saya bilang ke anak saya, tidak usah, bahaya sekarang keluar malam," sambung Daniel kepada Rakyatku.com saat ditemui di kediamannya, Selasa (5/2/2019).

Keesokan harinya, Minggu (3/2/2019), Daniel kemudian mengantar putranya ke ATKP Makassar. Setelah dari mengantar Aldama, Daniel kemudian berangkat ke tempat kerjanya di bandara.

Menurut Anggota TNI berpangkat Pelda ini, ia mendapatkan informasi dari temannya bahwa Aldama sering dipukul oleh senior-seniornya.

"Ada temannya jadi tempat curhat, katanya setiap hari ia dipukuli oleh senior-seniornya di dalam, saya heran kenapa anak saya ini tidak cerita sama saya," kata Pelda Daniel kepada awak media, saat ditemui di rumahnya.

Katanya, Aldama paling sering dipanggil senior-seniornya karena korban merupakan ketua tingkat dalam kelasnya. Bahkan saat teman sekelasnya melakukan kesalahan, korban yang menanggung akibatnya.

"Dalam satu hari dipanggil untuk dipukul lagi, bahkan kalau ada temannya didapat merokok atau belanja dia dipanggil dan dipukul. Jadi dia cerita kalau dalam satu hari tidak dapat pukulan syukur sekali mi katanya," paparnya.

Bahkan, Aldama pernah cerita kepada temannya bahwa dia pernah dikeroyok oleh teman-temannya. Parahnya, senior-seniornya yang ada saat kejadian hanya menonton.

Daniel menyayangkan sikap anaknya yang tidak menceritakan kekerasan yang dialami selama menempuh pendidikan.

"Karena saya pasti masuk ke dalam kampus laporkan kejadian itu seandainya anak saya melaporkan ke saya apa yang dialami, tapi dia tidak pernah cerita sama saya apa yang ia alami," tutupnya.

Dan benar dari hasil penyelidikan polisi Aldama ternyata tewas karena dianiaya oleh seniornya sendiri. Korban dianiaya di dalam ruangan seniornya dengan disaksikan teman-teman seangkatannya.

"Dia meninggal karena dianiaya oleh senior-seniornya, kami sudah periksa sebanyak 22 saksi dan kami sudah tetapkan satu orang tersangka," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, di Polrestabes Makassar, Selasa (5/2/2019).

(tt)


Loading...

Related Posts :

loading...

0 Response to "Aldama Taruna ATKP Makassar Tewas Dikampus Diduga Dianiyaya Seniornya"

Posting Komentar